Saat...
Kudengar lagi suara tawamu
Hanya bahagia memenuhi isi dada
Karna, mimpi itu menjadi realita
Ketika...
ku tatap indah matamu
Ingin rasanya tenggelam dalam aura pesonamu
Menyesakkan dadaku dalam diam dan ragu
Aku hanya bisa tergugu, serba kelu dan membisu
Bicaralah,...
Aku hanya bisa menjaga sisi hati
Agar kita bisa semakin dekat berdiri
Dalam nunsa yang aku yakin kau juga memahaminya
Ah...sudahlah
aku tak bisa mengelakkan rasa yang semakin menjadi,
walau kusadari itu bisa saja menjadi duri
yang semakin dalam menusukku, semakin aku nikmati
Kamis, 25 Maret 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar